Surabaya- Liburan lebaran yang
masih dirasakan oleh siswa membuat beberapa objek wisata menjadi pilihan untuk
menghabiskan libur sekolah. Tampaknya tak hanya siswa yang masih merasakan atmosfer libur, tetapi
di saat akhir pekan objek wisata juga dipenuhi oleh semua kalangan tua
maupun muda. Salah
satu objek wisata
yang menjadi tujuan
utama para wisatawan lokal mapun domestik di
Banyuwangi adalah teluk Ijo. Teluk Ijo atau dalam bahasa Indonesia diartikan Teluk
Hijau dan lebih dikenal dengan nama Green Bay, adalah pantai yang masih perawan. Ia,
karena Teluk Hijau sangat cantik, menawan dan bersih serta sangat alami tanpa sentuhan
alat-alat canggih untuk membuatnya indah.
Teluk Ijo terletak di desa Sarongan-Pesanggaran
tepatnya di Taman Nasional Meru Betiri, berdekatan dengan Teluk Ijo ada pantai
Rajegwesi sebagai tempat berlabuhnya kapal-kapal nelayan sekitar dan Sukomade
sebagai tempat penangkaran penyu. Banyak wisatawan yang berfikir dua kali untuk
mengunjungi Teluk Ijo karena akses jalan yang sangat susah, berbatu besar dan
licin di saat turun hujan, namun itulah sensasinya. Ketika memasuki gerbang
Taman Nasional jalan beraspal bahkan mulus dan pemandangan hutan dengan tanaman
kakao, jati, karet, tebu yang tertanam rapih menjadi suguhan apik yang akan
menamani selama perjalanan menuju Teluk Ijo. Hamparan sawah dan ladang yang
membentang hijau dengan berbagai tanaman serta di batasi oleh bukit-bukit yang
seakan melingkar akan membuat lupa bahwa perjalanan begitu jauh dan melelahkan.
Memasuki desa Sarongan
jalanan tidak lagi mulus, berbatu dan berpasir lalu
kembali memasuki hutan dan di sinilah kendaraan akan teruji kekuatannya.
Sebelum sampai di Teluk Ijo, pengunjung akan
melewati pantai yang tidak bernama serta pantai Rajegwesi yang penuh dengan
kapal nelayan. Dan untuk menuju ke Teluk Ijo pengunjung bisa memilih akses
darat atau laut. Jika memilih akses darat pengunjung bisa melanjutkan
perjalanan dengan kendaraan ataupun jalan kaki, tetapi jika memilih jalur laut
maka pengunjung harus menyewa kapal nelayan dengan biaya Rp. 25.000/orang untuk
pergi dan Rp.35.000/orang untuk pulang pergi. Dengan hanya menggunakan
pelampung pengunjung siap mengarungi laut selatan yang ombaknya lumayan tinggi.
Namun jika ombak terlalu tinggi maka jalur laut ditutup karena akan
membahayakan nyawa pengunjung. Walupun jalur laut dirasa lebih instan tetapi
pengunjung lebih banyak yang memilih menggunakan jalur darat untuk menambah
pengalaman berpetualang.
Jalan berbatu besar dan menanjak sangat menyulitkan
kendaraan untuk melintasinya, hingga terkadang kendaraan beroda dua khususnya
matic sering mati dan perlu didorong. Setelah kurang lebih sejauh I KM pengunjung
bisa menitipkan kendaraan di penitipan, lalu berjalan kaki sejauh 1 KM dengan
jalan yang masih sama terjal dan menanjak. Tidak hanya berjalanan di antara
bebatuan, tetapi pengunjung harus benar-benar mempersiapkan stamina, dan
membawa air minum yang banyak karena harus menaiki bukit yang bertangga lalu
menuruni jalur sempit yang berbatas langsung dengan jurang. Tidak mudah
menuruni jalur sempit karena jalannya tidak rata dan naik turun serta akan
sangat licin dan membahayakan bila hujan turun, setelah itu akan dijumpai oleh
pantai batu yang luas. Perjalanan belum selesai, karena masih harus melewati
hutan yang aksesnya jauh lebih mudah dan hanya sejauh 1.5 KM.
Gerbang surga bagai terbuka seketika, pasir putih
bersih dan air biru kehijaun serta ombak yang menggulung-gulung menghilangkan
lelah perjalanan yang sangat menguras tenaga. Pantai yang dimiliki Teluk Ijo
sangat luas sehingga cocok untuk dijadikan tempat piknik keluarga maupun
bersama teman dan terdapat pepohonan sebagai pembatas pantai yang bisa dimanfaatkan
untuk berteduh. Tidak hanya itu, terdapat bebatuan unik di sisi kanan dan kiri
teluk bak melindungi daerah kekuasaan yang menambah pemandangan semakin indah
dan menawan, serta jika sedang beruntung pengunjung akan disuguhi dengan air
terjun yang mengalir deras dari atas bebatuan dan bisa digunakan untuk mandi.
Bukan menjadi sebuah rahasia lagi bahwa Teluk Ijo
atau Green Bay adalah surga tersembunyi di Banyuwangi. Mengunjunginya akan
membuat tertarik kembali untuk menjelajahi surga tersembunyi lainnya dan tak
peduli bahwa lelah itu ada.
nih dokumentasinya...
*Terdapat bebatuan karang khas yang mempercantik pantai...
*Air laut jernih kehijauan...
nih dokumentasinya...
*Terdapat bebatuan karang khas yang mempercantik pantai...
Terima kasih
Salam Positif!



Komentar
Posting Komentar