pinteres.com
Kemajuan Banyuwangi bahkan pernah mendapat pengakuan dunia atas prestasi yang dicapai. Salah satunya dari The Nations World Tourism Organization (NWTO). Pariwisata Banyuwangi telah mampu membuai seluruh dunia sehingga pantas diakui secara Internasional
Anas menanamkan pola kepemimpinan gotong-royong bersama masyarakat, tokoh lintas agama, budayawan, akademisi dan sebabainya. Maka, tak heran banyak program pemerintahan Banyuwangi yang mengedepankan masyarakat. Kini secara bertahap, pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Banyuwangi semakin meningkat.
Program kerakyatan yang paling menonjol selama ini adalah beasiswa Banyuwangi cerdas. Beasiswa ini membiayai 700 anak muda berkuliah di berbabagai kampus di Indonesia. Program ini sangat membantu anak-anak dari kalangan tidak mampu untuk dapat melanjutkan mimpi mereka. Lalu ada program jemput bola warga miski sakit yang telah melayani ratusan warga di rumahnya. Petugas dan dokternya langsung datang merawat ke rumah. Bahkan bila harus dirujuk ke Surabaya, ada rumah singgah gratis bagi mereka.
Pengelolaan birokrasi Banyuwangi menjadi kabupaten pertama dan satu-satunya di Indonesia yang meraih nilai A dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) dari Kementerian PAN-RB.
Banyuwangi.merdeka.com
Anas juga berhasil membawa Banyuwangi meraih penghargaan Harmony Award 2017 dari Kementerian Agama dalam menjaga toleransi di Banyuwangi. Umat lintas agama diajak mengembangkan Banyuwangi dan disapa tanpa terkecuali.
Tahun 2017 Banyuwangi berhasil meraih piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan(LHK)untuk yang ke-5 kalinya. Belum genap satu minggu, Azwar Anas dan Banyuwangi kembali menjadi kota yang membanggakan.
tribunNews
Bupati Anas diundang dalam forum Mayor caucus atau Pertemuan Walikota Malaysia, di Kuala Lumpur, Malaysia. Di depan 140 pejabat yang setara dengan Wali Kota dan para pejabat, Anas menyampaikan inovasi pengembangan kota.
Sebelumnya, Bupati Anas juga pernah diundang oleh forum di Jepang yang digelar oleh Japan International Coorperation Agency (JICA) dan The National Graduate Institute for Policy Studies (GRIPS). Forum tersebut merupakan Forum Tingkat Tinggi (High Level Forum) Leadership Enhancement and Administrative Development for Innovative Governance in Asia (LEADING) di Tokyo, Jepang, 26 April lalu.
Dan inilah sederet prestasi Banyuwangi bersama Abdullah Azwar Anas yang tak tersebutkan di atas:
-Satya Lencana Wirakarya dari Presiden Joko Widodo
(2016)
-Membawa Banyuwangi meraih pengelolaan kepegawaian
terbaik dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) (2017)
-10 Kepala Daerah Pilihan Majalah Tempo (2017)
-People of The Year 2013 dari Koran SINDO (2014)
-Indonesia Marketing Champion dari Marplus Inc (2014)
-Social Media Award dari Majalah Marketing dan Frontier
(2014, 2015, 2016)
-Ikon Kepala Daerah 2014 (Gatra, Bappenas), (2015)
-Otonomi Award dari The Jawa Pos Institute of
Pro-Otonomi (2014)
-Tokoh Perubahan Republika dari Harian Republika (2014)
-Inspiring Young Leader (IYL) dari beritasatu.com
(2014)
-Anugerah Pangripta Nusantara dari Bappenas (2015)
Sedikit data dikutip dari Antaranews, sebagian dari penglihatan dan pendengaran berita yang telah disaksikan
Salam Positif!
Salam Positif!



Komentar
Posting Komentar